Raspberry Pi 2, Komputer Murah dengan Biaya Listrik Rp 50.000,- per Tahun

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak pembaca sekalian mengenal Raspberry Pi 2. Sesuai judul artikel ini Raspberry Pi 2 adalah sebuah embeded chip on board yang dirancang untuk menangani berbagai macam keperluan dan hemat daya. Mengapa demikian? Karena Raspberry Pi 2 hanya membutuhkan tegangan listrik DC sebesar 5 Volt dengan besar arus yang direkomendasikan sebesar 2 Ampere. Raspberry Pi 2 adalah generasi penerus dari Raspberry Pi B+. Kita mulai saja Unboxing Raspberry Pi 2 ini.

  1. Kemasan yang sederhana. Produk Raspberry Pi 2 yang saya beli adalah raspberry Pi 2 RS Version. 
    Kemasan Raspberry Pi 2 RS Version
  2. Isi Kemasan sangat minimalis. Setelah saya buka, saya hanya menemukan satu lembar instruksi pemakaian dan board Raspberry Pi 2. 
    Isi Kemasan Raspberry Pi 2 RS Version

    Pada gambar, isi paket penjualan tidak termasuk acrylic case dan peripheral lainnya.

  3. Port yang tersedia cukup lumayan lengkap. Port yang ada adalah 4 buah Port USB, 1 buah port LAN, 1 port 3,5 mm jack kombinasi audio dan video, 1 port HDMI, 1 port MicroSD, dan satu port micro USB sebagai sumber tegangan. Selain itu, terdapat socket untuk menyambungkan board Raspberry Pi 2 dengan LCD display dan port camera. Raspberry Pi 2 menggunakan Broadcom SOC Quadcore 900 MHz, dan dilengkapi dengan RAM DDR2 1GB serta Videocore IV GPU. 
    4 Port USB dan 1 port LAN

    dari kiri ke kanan port micro USB, port HDMI, 3,5 mm kombinasi jack audio video

    Slot Micro SD dan chipset RAM  buatan ELPIDA

    slot display, 900 MHz Broadcom Processor, socket camera serta 20 pin GPIO 

    Dengan Raspberry Pi 2 ini, anda bisa menginstall beberapa macam OS ke Micro SD yang anda miliki. Anda bisa membuat berbagai macam proyek menggunakan raspberry Pi 2 ini, Misal sebagai home theatre, Web server dan lain sebagainya. Nantikan tutorial mempersiapkan OS untuk Raspberry Pi 2 ini dari awal penyiapannya hingga siap digunakan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.